First Love, Limited!

=============================================================

List Char : http://wp.me/sxlNW-testttt
Rekap Chp Kemaren : http://wp.me/pxlNW-f

Harap gunakan nick character masing,
untuk spectator gunakan warna BIRU
Mau ikutan, tp belum bikin char? PM rey_as

Lokasi anak” untuk sementara:
perpus: rein, raira, cheng
pool: vivio, ilya, tally
cafeteria: anto, wawok
warnet: kepsek
ruang guru: rion
pohon: Max Sie
yg tidak jelas keberadaannya : frey, ichinose,
=============================================================

Matahari pagi terasa lembut, tampak seorang pemuda dengan malas dan santainya berjalan. Pemuda ini bernama Maximilian Sie Jong panngil saja Max Sie, pemuda yang dulunya merasakan kehancuran sosial akibat revolusi di negaranya sekarang menganut paham Tao dan berusaha hidup dengan tenang. Max berjalan menuju sekolah, ia sama sekali tidak tahu apakah dia terlambat atau tidak. Dia bukan orang yang suka melihat jam, ia akan bergerak ketika ia merasa saatnya bergerak.
Gerbang sekolah terbuka luas dihadapannya, tujuan awalnya tentu saja ke kelas, setidaknya tadinya itulah tujuannya. Entah kenapa suara burung yang berkicau dan sinar matahari lebut membuatnya mengurungkan niatnya. Ia menuju pohon rimbun yang ada di dekatnya dan mulai berbaring sambil menyenderkan punggungnya ke pohon tersebut. Pohon ini sungguh indah, pohon apakah ini? Aku sama sekali tidak tahu namanya, aku akan memanfaatkan kerindanganmu sementara ini. . . Dan mungkin seterusnya. Max pun berbaring di bawah pohon dan melepaskan pikirannya. Dia bisa mendengar bunyi air samar-samar, tapi ia memilih mengabaikannya.
Dari tempatnya, dia melihat sebuah sosok gadis yang sedang berenang dengan energiknya. Gadis itu terlihat sedang tertawa riang bersama seseorang. Angin bertiup pelan kearahku, namun mataku ini terus memperhatikannya. Tangan mereka saling bergandengan tangan satu dengan lainnya.
Senyumnya, aku iri dengan seseorang yang berada di sampingnya. Gadis itu terus membuat seseorang disampingnya itu ikut tersenyum manis bersamanya.
Senyumnya segitu manis hingga membuatku tidak bisa berkata apa-apa. Kupaksakan diriku ini untuk berjalan kearahnya, namun kaki ini masih diam. Terlihat dimataku ada 3 orang bidadari yang sedang bermain air. Namun mataku hanya terfokus kepada salah satunya.
Secara tidak sadar, kaki ini pun beranjak dari tempatku berteduh, dan berjalan kearahnya. Beberapa menit pun berlalu dan….
Wajah ini semakin lusuh melihat seorang gadis yang cantik berjalan kearahnya. “Lagi ngapain?” tanya nya dengan gerakan bibir yang begitu manis. Senyum itu agak mengambang, hampir sama saat dia sedang bersama 2 orang temannya itu. Rambutnya yang pendek itu basah, namun masih saja terlihat seksi di mataku. “Ah, lagi ngga ngapa-ngapain, emang kenapa?” jawabku tanpa menoleh sedikitpun kearahnya. Gadis itu masih berada di depanku namun dia kembali berjalan kearah kolam. Tubuhnya langsing, namun kulitnya terlihat begitu lembut selembut kain sutera yang pernah kulihat. Angin menerpa suasana diantara kami, diam membisu, hanya itu yang terjadi bilakala dia bersamaku.

“Kamu suka renang, ya? Tampaknya kau sangat menikmatinya tadi”
“Gak juga”
Aku menyatakan ketidak percayaanku dgn mengangkat sebelah alis, entah apakah dia menyadarinya atau tidak. Tak membicarakan apapun, sepasang matanya sesekali bertabrakan mata denganku. Dia tampak jauh lebih muda dariku. Di sepanjang kolam, angin bertiup pelan. Aku menutup mata dan merasakan kelembutan angin.

“Well, apa kau bisa rasakan hawa ini? Jarang-jarang cuaca yang lembut seperti ini muncul. Sebaiknya nikmatilah hari ini apapun yang kau lakukan” *tersenyum tipis*

Ketika dia membalikkan badannya dan mencoba kembali berjalan kearah kolam, secara tidak sengaja karena kondisi lantai(?) yang licin, dia terpeleset. Dan dengan refleks pun aku berusaha tuk meraihnya. Aku berhasil meraih tangannya, tapi sepertinya itu langit tidak mengijinkanku untuk lega. Aku sadar bahwa kakiku juga memijak lantai yang licin, berakhir dengan aku yang ikut terseret. Sebelum bisa bertindak apa2, tamparan air dalam jumlah besar langsung menyambutku.
Aku naik ke permukaan air, dengan salah satu tangan aku *menyisir* rambutku yang gondrong ke belakang agar bisa melihat.

“Kau tidak apa-apa” Sahutku pada gadis itu. Dia membalasnya dengan anggukan kecil. Aku tersenyum lega, karena posisiku yang dekat dengan tepi aku dapat lansung naik dan mengulurkan tanganku padanya. Namun dia tidak segera berdiri. Dia meringis kesakitan ketika berusaha berdiri. Sepertinya kakinya terkilir.

Tiba-tiba, 2 orang yang tadi ikut berenang bersama gadis ini mendatangi kami. Mereka sepertinya datang dengan terburu-buru.

“Kalian gak apa-apa?”, tanya salah satu temannya
“Aku sama sekali tidak apa-apa” jawabku, tersenyum pada gadis itu.
Namun gadis yang sana-sama terjatuh denganku membalas dengan tangis kesakitan.
“Kau sepertinya terkilir, sebaiknya kita ke UKS”, kataku, seraya menggendongnya dan berjalan keluar kolam. Dia yang kesakitan, tidak merasakan sama sekali ketika Max menggendongnya.
“Ugh!”, ringisnya.
Max yang panik seperempat mati, menggendongnya melewati koridor ruangan kelas. Tidak peduli dengan keadaannya yang basah kuyup, keberadaan murid-murid lainnya yang berada di koridor, dia terus berjalan dengan tergesa-gesa ke UKS.
Sesampainya di UKS, entah sial atau untung, tidak ada siapa-siapa. “Bi-biar aku saja yg mengobati sendiri”, rintih gadis itu sambil berusaha menahan rasa sakitnya.
“Tidak, aku yang melakukan ini semua, jadi aku ‘lah yang harus bertanggung jawab”, kataku dengan nada yg gugup.
Max mencari-cari benda yang dapat digunakan di UKS, setelah menemukan salep (counter pain lol) dan perban ia langsung kembali ke gadis itu.
“Coba tunjukkan bagian mana yang sakit” kata Max sambil tersenyum lembut untuk memberi kesan ketenangan. Si gadis menunjukkan kakinya yang terkilir. Kulihat pergelangan kakinya, dengan hati-hati aku mengoleskan salep pada bagian yang sakit itu. Kulitnya basah, namun benar-benar lembut. “Sakit nggak?” tanyaku. “Nggak, nggak sakit.” Jawabnya sambil sesekali memejamkan matanya ketika tanganku me-raba pergelangan kakinya. Aku memperhatikan ekspresi wajahnya dan berkata “tenanglah obat yang baik memang akan terasa sakit, tapi kau akan lebih cepat sembuh. Bukan begitu” kataku memberi penghiburan. Kemudian aku membalut lukanya dengan perban. Selama ini Max mengamati wajah gadis itu, dan jantungnya perdebar dengan kencang. Alangkah cantiknya gadis ini, ucapnya dalam hati.
*achew!* gadis itu bersin dan membuat Max terkejut. Max memarahi dirinya sendiri dalam hati karena tidak menyadari keadaan gadis itu yang masih basah dan mengenakan swimsuit. Untungnya ia dapat menemukan beberapa handuk di dalam UKS. Ia menghampiri gadis itu dengan segera, “Kau bisa terkena flu kalau basah seperti itu, gunakan ini untuk mengeringkan tubuhmu” kata Max sambil memberikan handuk itu padanya. Max hanya dapat duduk dan menunggui gadis itu sambil tersenyum.

=================================================================

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat ketika vivio meninggalkan tim,
tak lama setelah itu rein mendadak ada pangggilan (? power ranger)tugas dia pergi secepat kilat dari perpustakaan, sambil mengambil benda aneh yg mereka temukan.

Raira : cih tidak ada yg menarik lagi kah di sini, lebih baik aku keluar saja

Kemudaian raira yg depresi di tinggal tim nya mendadak ingin keluar dari perpustakaan akan tetapi….

Cheng : Hei..siapa disana??*panggil Cheng kepada seseorang disana*

Raira : hmm sepertinya ada yg memanggilku siapa y?

Cheng : iya…kamu…apa yang sedang kamu lakukan disini??apakah mencari kucing juga?

Raira : hah kucing dari pada mencari mahluk itu mending mencari anak perempuan untuk percobaan ku.

Cheng : percobaan??percobaan apa??

Raira : hmm mau tau “(sambil tersenyum culas)”

Cheng : ah tidak deh..pasti merepotkan ujungnya (ucap cheng dengan nada datar)

Raira : jadi ada perlu apa kamu datang keperpustakaan dan memanggilku

Cheng : ah..tidak apa2..kupikir kamu juga pergi mencari kucing yang kukejar dengan ilya dan vivio..tapi ternyata bukan toh…

Raira : hah ngapain kalian bertiga mencari kucing bukannya mencari barang bukti…

Cheng : aku juga tidak tahu…mereka berdua yang menyuruhku mengejar kucing itu..tapi kelihatannya kucing itu tidak berada disini…

Raira : hmm lagi2 vivi menyuruh kalian melakukan hal yg tidak berguna.

wawok : saya dengar kalian mencari kucing ya?

Cheng : siapa mahkluk jelek ini??

Raira : Hmm klo gw liat dari bentuknya yg banyak tentacle kaya nya ini salah satu species langka yaitu wawok.

wawok : saya ini maskot sekolah ini ~_~

Cheng : (memperhatikan wawok dengan seksama lalu berbalik)….tidak salah mahkluk ini maskot??mungkin aja binatang laut yang kabur dari restoran seafood deket sini…

wawok : what a stupid fu*** **** **** (maap disensor, wawoknya emang kurang diajarin sopan santun ama kepseknya) boy -____-

Raira : kelihatannya tidak salah mengingat kepala sekolah kita yg botak itu hoby nya mengumpulkan sesuatu yg aneh”

wawok : anyway, kalian benar2 mencari kucing?

Raira : aku sih tidak tetapi bocah anak itu yg mencarinya (sambil menunjuk ke arah cheng)

Cheng : iya..apakah kamu melihatnya?

wawok : tadi sih ada kucing lewat, krn lapar, trus saya makan :3

Cheng : ……….(hening..)

wawok : what’s wrong? *ga ngarti*

Cheng : …..tidak apa2 kok…kelihatannya aku harus sembun- eh maksudnya tetap tinggal di perpus ini untuk sementara waktu..

Raira : hmm ternyata wawok ini punya hoby makan kucing toh, kukira hoby nya mengintip wanita yg sedang mandi lalu mengganggunya.

Cheng : ditelan bulat2 apa dikunyah dulu??

wawok : kebetulan saya ga punya gigi jadi saya telen bulat2

Cheng : *fuh*selamat..kupikir aku bakalan mati…

Raira : hmm kalau begitu caranya dari pada kau di hajar oleh ke 2 cewe itu lebih baik kau bawa saja wawok ini kepada mereka sebagai barang bukti.

Cheng : ide bagus…sebaiknya kubungkus makhluk gak jelas ini dulu untuk kubawa ke kelas (sambil mencari-cari tali untuk mengikat wawok tsb)

wawok : he? kepseeeek kepseeeek KEEEEEEEEPPSSSEEEEEEEEEEEEEKKK BUUUUDDEEEEEEKKK TUOOLOOOOONG *nangis2*

Akhirnya raira dan cheng dengan perasaan aneh menangkap dan membawa mahluk itu ke kelas mereka….

====================================================================

Sementara itu di kolam renang, Ilya dan Tally yang ditinggal oleh Vivio sedang kebingungan. Mereka bercakap-cakap di pingir kolam renang.

Kyrlia : aaah kak Vivio lama banget siiih!! padahal tadi dia yang ngajak berenang!!!

Tally : Sabar dong Ilya

Kyrlia : hmph!! *sambil duduk jongkok menundukkan kepalanya* hei Tally….. orang tadi….. siapa namanya?? Max?? aku tidak suka dia…

Tally : Kenapa? Menurutku dia orang yang baik

Kyrlia : b-baik!?? baik darimananya?!?!? orang porno kayak gitu ga ada baik2nya sama sekali!!!

Tally : Masa sih, diakan yang menolong Vivio

Kyrlia : itu pasti pura2!!! kau tidak lihat matanya tadi??!? itu mata binatang buas!! pasti sekarang kak vivio sedang diapa2in di UKS situ!!

Tally : Hmmmmm… *menggumam*

Radianto : OOOOOOOOII!!! ini minumannya…. mana tuh si vivio…. bah… dia yang minta sekarang malah ilang…

Kyrlia : ANTOOOOOO!!! lambat sekali!!! gara2 kamu kan kak vivio jadinya terjatuh!!! hayo tanggung jawab!!!

Radianto : tadi gw nyasar… pake dipalak pula…. lagian apa hubungannya gw telat sama dia jatoh

Kyrlia : kkkhhhh!!! malah dijawab!!! kalo aku bilang kamu yang salah ya salah!!!

Tally : Sudah!! Sudah!! Kalian berdua malah bertengkar

Radianto :kenapa harus gw yang salah… ya sudahlah… sekarang mana vivio? jangan bilang dia malah pergi….

Tally : Vivio sedang di UKS. Kakinya terkilir

Kyrlia : Kak vivio…. kak vivio…. pasti sekarang sedang diapa2in ama orang itu!! awalnya pura2 nolongin, tapi dia pasti yang dorong, trus dibawa ke uks katanya mo ngobatin, padahal sebenernya mau pegang2, trus trus kak vivio masih pake baju renang… jadi jadi jadi… AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!

Tally : Tenang Ilya!! Tenang!! Pasti dia tidak bakal melakukan hal seperti itu. Saya yakin………….50% *mulai cemas*

Radianto : jadi…. “orang itu” itu siapa? emang vivio diapain sama dia?

Tally : Max, dia yang membawa Vivio ke UKS

Kyrlia : huwweeee Tally!!! itu kak vivio gimana nasibnyaaaaa!!! *memeluk tally*

Radianto : kalo pengen tau kenapa enggak pergi ke uks aja….

Tally : Ide yang bagus, ya kan Ilya *sambil mengelus kepala Ilya*

Kyrlia : j-jangan!!! n-n-nanti orang itu juga … juga…. pokoknya jangan!! apalagi katanya di uks ada mahluk aneh yang berkeliaran…

Tally : Tak usah takut, kan ada saya. Pokoknya kita harus ke UKS

Kyrlia : s-s-siapa yang takut!! a-aku sih nggak!! tapi kasian itu anto pasti ketakutan *senyum dipaksakan*

Radianto : hah? kenapa jadi gw yang takut? ketemu aja belom pernah….
lagian siapa bilang gw bakal ikut ke uks… loe aja berdua sono…

Tally : Ayo dong Anto, masa kamu ga ikut.

Radianto : emangnya kalo gw ikut bakal ada apaan….

Kyrlia : a-ahaha pasti kamu takut kan! sudah mengaku saja!!

Radianto : ga… gw ga takut…. tapi kan sebentar lagi ganti pelajaran… jadi gw harus menyiapkan jalur pelarian… males gw abis ini pelajarannya memaleskan… palingan juga loe yang takut…

Kyrlia : a-apa?? aku takut?? j-jangan bercanda kamu… ha ha ha *senyum dipaksakakan*

Radianto : kalo gitu kenapa daritadi loe yang kaga mau pergi ke uks? apalagi kalo bukan takut?

Kyrlia : s-siapa yang ga mau pergi!! e-enak saja!! yasudah ayo kita ke UKS sekarang!! hmph!

Radianto : ya ya ya… yaudah ayo pergi…. jaah…. kaga jadi bolos deh….

Tally : Kalian berdua ini bertengkar aja *menggelengkan kepala*

Radianto : bukan gw yang mulai koq… dia aja yang marah marah mulu…

Kyrlia : A-APA!??

Tally : Udah! Udah! Ayo kita ke UKS sekarang

Mereka bertigapun pergi menuju UKS

Sesampainya di UKS

Kyrlia : t-t-tuh kan aku bisa ke UKS…Siapa yang takut *senyum bangga*

Tally: Iya iya, saya tau Ilya ga takut

Kyrlia : hehe he….

Radianto : terus? mana “orang itu?” mahluk anehnya juga enggak ada… loe ngarang doang yah… bilang aja takut…

Kyrlia : A-APA?!? siapa yang takut!! kan aku sudah berhasil ke sini lagipula- oh iya!! kak vivio gimana!! kak viviooooo!!

Tally : Sssstttt! Dia sedang tidur disana *menunjuk ke arah tempat tidur*

Kyrlia : eeeehh…. :linux1: kak vivio tidur…… max tidak ada…. jangan-jangan!!!! kak vivio sudah di ***** lalu **** setelah itu di ***** sementara max ***** jadinya *******!!! aaaaahhh!!

Tally : Hoi hoi, Tenang dulu Ilya *mencoba menenangkan Ilya*

Radianto : apaan seh berisik amat…. tau darimana kalo vivio udah di ***** ato di **** ato ****…. ngarang aja loe…

Max :Sepertinya kalian melakukan pembicaraan yang menyenangkan
(nongol tiba2 dr belakang)

Tally : Eh Max, saya kira kamu udah pergi dari sini

Kyrlia : itu diaaaaa!!!! *ngumpet di belakang Tally* kau apain kak vivio ha!!

Radianto : jadi loe takut sama orang kayak gini? hahaha…..

Max : Shhhh! Jaga ketenangan di UKS :) (sambil menunjuk Vivio)

Radianto : yah… berarti urusan gw disini udah selesai… saatnya pulang dan tidur… daah~

Max : Hati-hati di jalan~

Kyrlia : *berbicara kecil* apa2an orang ini sok akrab sekali… pake nunjuk2 kak vivio segala lagi…

Tally : Hmmm ada apa Ilya?

Max : Tidak baik mengganggu orang yang sedang sakit, bukankah
begitu. kalau mau bicara, kita bicara di luar saja.

Kyrlia : huh kau saja yang keluar!! aku mau lihat keadaan kak vivio ajah.

Tally : Ilya, kamu ga boleh begitu. Diakan yang menolong Vivio

Kyrlia : ha-habis dianya sih!! hu~~uh!!

Max : Kalau menurut kalian itu adalah yang terbaik, baiklah aku
akan pergi. Semoga harimu menyenangkan (melempar senyum ramah
:) )

Tally : Max, Tunggu sebentar *mencoba menahan Max tapi percuma*

Kyrlia : yee sana pergi weeeek!! ah iya kak vivio bagaimana. *berjalan ke tempat tidur vivio*

Tally : Ilya Ilya *menggelengkan kepala*

Kyrlia : kak vivio~ kak vivio~ ka-….. ke-ke-ke-kenapa kak vivio gak pake baju??? berarti tadi max, trus mereka, a a a a *korslet*

Tally : Ilya! kamu ga apa-apa?! *memegang Ilya*

Kyrlia : kak vivio gak pake baju… kak vivio gak pake baju… ehe ehe ehe ehe…..

Tally : Ilya! Sadar! Sadar! *Menggoyang-goyangkan badan Ilya*

Kyrlia : he-he-he kak vivio…. *memegang selimut tempat kak vivio tidur*

Secara tidak sengaja tally menarik ilya sehingga mereka berdua jatuh , lalu tidak sengaja bibir mereka bersentuhan.

Tally : Ehh *muka memerah*[yeah!!!!:D]<ginian aja chatnya jadi rame

Kyrlia : mmmppphh!! *blush* *mendorong tally ke belakang* ap-ap-ap-apa2an itu!!??!? i-i-itu kan ci-ci-ci-ciuman p-pe-pe-*blush*

Tally : Sa-saya ga se-se-sengaja *blush*

Kyrlia : *memegang bibirnya sendiri* mmm… *melihat ke arah Tally, fokus ke bibirnya* !!!! *blush lagi*

Keadaan di UKS menjadi hening. Mereka berdua saling bertatapan tak mengeluarkan dengan wajah yang memerah memikirkan apa yang telah terjadi

Kyrlia : *melihat ke arah Tally lagi* !!!! *blush* a-a-a-aku mau lihat keadaan ka vivio dulu *berdiri lalu berjalan ke arah tempat tidur vivio*

Tally : Tu-tunggu sebentar *berdiri mengejar Ilya*

lalu keduanya terpeleset lagi dan sekarang jatuh dalam keadaan 69

Kyrlia : a-aduuh…

Tally : Awww, sakit. *melihat celana dalam di depan matanya* *blush*

Kyrlia : kamu kenapa sih dari tadi tally!!! *tiba2 melihat celana dalam tally tepat di depannya* *blush* wa wa wa wa wa!!!!! T-t-t-tally bangun tally!!! *bergerak2 tak jelas dan rusuh*

Tiba2 bel berbunyi dan keduanya terkaget sehingga gerakannya semakin tidak wajar.

Kyrlia : Tally!! Tally!! berhenti dulu!! stop!! aaah tunggu!! aaaa!!

sfx : *gubrak gabruk ~iiyaaaaan~*

Kyrlia : ahh ahh hha ah *napas terengah2* s-s-s-sepertinya sudah bel… ak-ak-aku ke kelas duluan!! *berlari keluar*

Tally : …. *terdiam sambil blushing*

===============================================================================================================

Bel masuk telah berdering, Rion melihat para muridnya mulai masuk kelas satu per satu. Muka Rion sangat cerah sekali karena pak kepsek sudah berjanji membelikan alat praktek. Sebagai tanda terima kasih, dia bermaksud untuk memberikan ringkasan pelajaran terdahulu agar muridnya bisa belajar dengan enak dan diharapkan lulus ujian berikutnya [padahal kalo nilainya abal juga dibagusin lol].

Rion : Ya anak-anak, karena kalian sudah membantu saya untuk meyakinkan pak wawok agar alat prakteknya segera diganti, maka saya akan memberikan ringkasan pelajaran terdahulu.

*Murid-murid mulai bersorak bahagia…walaupun cuma beberapa*

Rion pun mulai membagikan kertasnya satu per satu, murid-murid yang menerima kertasnya menunjukkan wajah yang tidak bisa dibayangkan paniknya.

Salah satu murid, anggep aja namanya anon : Bu…ini ringkasan ya?

Rion : Eh? Kenapa?

Figuran A : Anuu…ini bukannya soal tes?

Rion : He? *melihat kertasnya* Ahhahahaha ternyata ibu salah ambil kertas. Yaudahlah karena telanjur kita adakan kuis saja ya?

Murid satu kelas : EEEEEEEEEEEEEEEEH?!?!

Rion : Tentu saja yang tidak menjawab sama sekali akan mendapat hukuman pada tes berikutnya~

Murid-murid : … *bisik-bisik ga jelas, kebanyakan ngumpat*

Rion : Jadi, kita liat halaman pertama…soalnya…bentar ibu bacakan dulu.

Vivio : Bu? Aturan quiznya gimana?

Rion : Ah iya hampir lupa, makasih nak, ahahahahaha. Jadi, siapa cepat dia dapat…tentu saja tidak boleh ada yang membuka buku, oke?

Kelas menjadi hening sampai2 jangkrik pun tidak berbunyi.

Rion : Jadi, saya sebutkan saja ya nomor soal yang harus kalian jawab *senyum*
1. Sebutkan unsur-unsur gas mulia [minimal 5] [Kyrila =w=b]
Jawaban,
Vivio: …
Raira : H,O,Hl,xa,Br,ar,h2o,hcl,rd,C,He,ra,kr,
Kyrlia : He, Ne, Ar, Kr, Xe, Ra
Max : Apakah saya harus mengetahuinya, biarlah alam tak terganggu.
wawok R : ibu cantik sekali hari ini
Frey that suddenly came out of nowhere: He, Ne, Ar, Kr, Xe, Ra
Tally : apa ya? Helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon

Soal :

2. Apa itu gaya london? Jelaskan![Frey~]
Vivio : …
Raira : gaya jawa,campur sari,gaya belanda
Tally : gaya london pkoknya ikatan yang gimana gitu
Kyrlia : gaya dimana masing2 unsur saling mengikat satu sama lain *lol ngasal*
Frey : gaya antara molekul yang bukan disebabkan ikatan kovalen atau interaksi elektrostatis yang disebabkan dipol sesaat
Max : Ya yang dipakai orang London tentunya. (mengartikan secara
harafiah) *why so serious*
wawok R : ibu terlalu cantik jadi saya tidak bisa menjawabnya < Keluar kau sebelum kusembelih

Soal :

3. CH3COONa termasuk larutan? [gajadi]

Vivio : ….
raira:cair/corona<eh corona tuh padat klo g salah,au ah lupa lagi gw
Frey: bukan
Kyrlia : penyangaaaaaaaaaaaaah
Max : liquid/gas/solid (coret yg tidak diperlukan) *ngaku siapa yg
nyoret*
Tally: CH3COONa tuh apa ya, oh ya garam
wawok R : kali ini saya tidak bisa berkata2 lagi bu *blushing*

Murid A : Bu, pertanyaannya terlalu ambigu bu.

Rion : Ah iya yah, ahahahahaha. Kalo gitu lanjut soal berikutnya.

Soal :
4. Nama lain dari hukum Proust? [Raira]
Vivio : …
Max : *I sick of this shit*
Raira :hukum perbandingan tetap<? bener<klo ini gw masih inget
Frey : errr…
Kyrlia : *look around* hukum perbandingan tetap_>
Soal : [siap2 dulu gih]
5. Golongan IA, IIA, VIIA, dan VIIIA disebut juga golongan? [4-4nya ya? Ga peduli saya urutan ato ngga]
Vivio : …
Frey : golongan kelas unggulan:thumbup:
Raira:kelas unggulan utama gas dan logam dari 3-6 tuh liquid
Max : logam? no? Liquid? no? Kayu? no? . . . okay I’m done.
Kyrlia : golongan yang terbuang! alkali, alkali tanah, halogen, gas mulia lol :ngacir: [anjeng, dari tadi dong @_@]< don't feel like it < lol it's so you
Tally: golongan karya!
wawok R : yang saya tahu ibu golongan wanita cantik oooohhh……..

Rion : Ah? Kenapa ada soal biologi nyasar disini? @_@ Sebentar saya pikirkan dulu [Tapi Frey menjawab dengan benar...]

Rion : Ahh. kenapa suram sekali kelas ini *menahan tangis di dalam hati* Tapi tak apa-apalah, kuharap mereka bisa….melakukannya di ujian berikutnya dan ujian perbaikannya…[lirik2 yang gabisa jawab soal]

Rion : Nah Kyrila, Frey, dan Raira. Silahkan keluar kelas sebentar. Sementara yang lain tolong piara wawoknya, jangan lupa bersihin badannya dan kasi ke pak wawok…Saya mau ngeteh di ruang guru sebentar sampe pulang.

wawok R : saya lapaaarr ~_~
Vivio : ….
Tally : Max, kasih makan ya
Max : oke :thumbup: *ambil rante siap2 hajar wawoknya*

Rion : *buka pintu* Ah iya saya lupa, kalo diantara kalian yang gagal menjawab tadi ada yang kabur, nanti saya masukkin kandang bareng kumpulan wawoknya pak kepsek ya? Tapi yang wanita masuk ruangan pak kepsek aja~ Katanya guru lain itu hukuman yang lumayan 'manusiawi' *senyum, lalu tutup pintu*.

Frey : wawok apaan sih?<serius ga tau
Raira : wawok tuh maskot sekolah ini, salah satu koleksi kapsek kita
oh iya nih gw sama chen bawa wawok di dalem karung
Kyrlia : Cheng nya kemanaaaa??
Cheng : (di perjalanan menuju kelas Cheng bertemu dengan Frey,ilya dan Raira)…kalian sedang apa diluar??bukannya kelas sudah mau dimulai?
Kyrlia : CHEEENG!!! mana kucingnya!!!
Cheng : WADUH!!(lupa ada si Ilya @_@)..k-kucingnya dimakan mahkluk ini (sambil menunjuk ke wawok A)
Raira : oh jadi kamu yg cari kucing itu *(sambil tertawa pelan)*
nih di dalam karung wawoknya
Max : I got this one, I got this one! *Sambil ngerante wawok tanpa
belas kasihan* (wawok )
Raira : Max hati2 wawok itu binatang liar bila kau sakiti dengan sengaja dia bakal memakanmu (note:kalau laki2)(kalau perempuan di raep)
Kyrlia : KENAPA BISA SAMPE KEMAKAAAAN!!!! aaah ga tau deh kamu yang ngomong ke kak vivio deh!!
Skeekez : HEY KALIAN! Ngapain ribut2 disini hah?
Raira :akh ada guru maniak itu, sambil berjalan mundur
Max : Ga liat lagi ngurus makhluk ini. *sambil bawa2 wawok yg
kerante*
Skeekez : Hey… siapa yg kau panggil maniak? dan mau kauapakan wawok itu?*penglihatan tajam*
Raira : *besiul* wawok ini kan properti sekolah jadi akan di lepaskan di dalam kelas
Kyrlia : paaak dipanggil pak bridge ke warnet depan, mau bayar katanya
Skeekez : saya menyium bau kebohongan … JAngan berani bohong kau…
Kyrlia : bener pak!! tanya aja sama itu…. itu…. wa-wock??
Raira & cheng : membuka karung berisi wawok dan melepasnya
Skeekez : memeang properti sekolah itu bisa berbicara?
wawok A : FUUUAAAHHH *ambil nafas* gila ini kalian semua -___-
wawok R : hey my friend!
wawok A : MY BROTHA!
wawok R : ngapain aja kaw?
wawok A : ga tau gwa dijadiin nasi bungkus ama ni anak2
wawok R : muampus kaw
wawok A : gila gwa uda laper bgt, di iket, dibungkus pulak, blom tau gwa rage mode lv 100 yak
wawok R : lu raep aja anak2nya
wawok A : abis itu dibakar ama the bridge gwa -___-
Skeekez : HEbat… ada wawok yg bisa ngomong… apa kau mau dijadikan experimen olehku?
Raira : oh pak jangan coba2 berexperiment dengan wawok klo belom dapet gelar wawok slayer, klau aneh2 pantat bapak akan menanggung resikonya.
Skeekez : Oh, trus? kan saya juga yg naggung…
Kyrlia : tuh kan paaak dipanggil pak bridge ke warnet depaaan!!
Skeekez : Bapak sudah bayarkan paket 24 jam, baru juga 3 jam…
Kyrlia : deg!!
wawok R : lu pada mau gwa panggilin kepsek?
wawok A : ama kami sih dia pasti dateng, ga mungkin kaga
Cheng : ah..yg bener…
Skeekez : eh ga jadi deh, bapak ke lab dulu… mau nyoba rumus baru…
Raira : hmm.. jadi bapak ingin lari y?
Skeekez : yoa, trus.. lagi males ngajar ni… jangan lapor kepsek yo…
Kyrlia : yah asal bapak tahu saja.. wawok pun bertelinga…
Cheng : *berbisik ke Ilya*emang telinganya dimana??
Kyrlia : *berbisik* ga tau… tapi kita aja ga tau apalagi ini guru….
Skeekez : wah hebat… jangan rusuh yo…
Raira : hai semua maaf aku ada urusan mendadak, so bapak jangan cepat marah nanti cepat botak seperti kapsek, dadah…..
Skeekez : Jangan samakan aku dengan kepsek gila yg satu itu!
*Akhirnya guru maniak itu pun hilang entah kemana*

Kyrlia : nah…. sekarang kucingnya ada di wawok yang mana….

Max : *setengah bergumam* belah perutnya, liat isinya…

Kyrlia : *bergerak menjauh dari max*

Cheng : yg ini(sambil nunjuk wawok A)

wawok R : god bless u, A

tiba2 semua wawoknya berkumpul

wawok P : selama ini kita berteman A, lu uda baik bgt ama gwa, makasih yak, god bless u

wawok I : semoga diterima disisiNya A

wawok S : amen

wawok T : amin

wawok A : fuck u all =____=

Kyrlia : ke-ke-kenapa tiba2 semuanya bermunculan!!! *tiba2 ada wawok di dekat kakinya*
TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKK!!!

Cheng : *kaget*WOIII JANGAN TERIAK TIBA2 LAGI DONK!!!

Max : *Reflek denger teriakan* WAWOK YANG MAU DISEMBELIH MANA!!

Tally : Ada apa, saya mendengar suara teriakan!

Raira : (tiba2 datang lagi entah dari mana), hei kalian para wawok shimai, siapa di antara kalian yg makan kucing hari ini?

Vivio : Pasti wawok yg itu (T) *datang mendadak*

Cheng : udah jelas wawok yg barusan kita tangkep kan??(ucap cheng kepada raira)

Tally : Wawok yang mana yang kamu tangkap, Cheng?
Raira : hmm kalau begitu si (A)

Kyrlia : cepetan diurusin ini!!!! kyaaaa~~ lama2 makin banyak nantiii!!!

Raira : tapi sepertinya bukan si (A) kita coba si (R)
wawok R : lol kita jadi maenan bo

wawok P : kita maenin aja lagi

wawok A : lawl

Raira : hmm kalau begitu cheng ayo kita tangkap wawok (R) dan Kita injak perutnya sampe semua isi perutnya keluar semua.

dengan kecepatan yg tidak manusiawi cheng dan raira dengan sekejap telah menyergap dan mengikat wawok (R)

Cheng : ayo aja…(ambil ancang2 injek wawok (R) )

Kyrlia : kyaaa~~!!! kalo diinjek nanti berantakaaaan!!!! *tutup mata tutup kuping*
Tally : Ah jangan diinjak dong, tapi demi kebaikan bersama

1…
2…
3…
Raira: Wawok drain…. + Anti Wawok Kick + wawok destroyer
wawok R : holy….
JEBRET!!!!
dalam sekejap wawok (R) pun mental dan mulai memuntahkan sesuatu, ternyata keluarlah sesuatu mirip ………….. celana dalam …….
wawok A : wawok R has been fallen

Vivio : ….
Raira :cih ternyata bukan Wawok (R) pelakunya… , kalau begitu kita coba dengan wawok (T)
wawok T : yang injek cewe pls, jadi bisa liad pantsunya *ngiler*

Murid2 lainnya semua mengarahkan pandangan mereka ke arah Ilya, dan Vivio pun mendorong Ilya maju kedepan sebelum nanti dia yg disuruh.

Kyrlia : eh-eh eeeeeeh!! kenapa aku??!? gak mau gak mau gak mau!!
Tally : *sambil memegang pundak Ilya* Berjuanglah!
Kyrlia : eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh!!!!!!! t-t-t-tunggu tally!!
Vivio : Ilya…, maukah kau melakukan itu demi ku? *sambil mendorong Ilya *
Kyrlia : eeeh kak vivio!!??!? ah uh ah uh….. *melihat kesana kemari*
wawok S : mari kita antarkan teman kita ke alam baka
wawok P : affirmative
wawok T : doain gwa yak klo uda di alam baka
wawok A : bentar lagi kita juga nyusul kok
wawok I : bye my friend
Kyrlia : aaaaah yaudaaaaaah!! tinggal diinjek kan!! beres kaan!! ukh!! *berjalan ke arah wawok (T)*
Kyrlia : emmmmh…… AAAGHHH terserahlah!!!! *ancang2*
wawok I : here we goo
Kyrlia : AAAAAGGG!! dasar bodoh! menjijikan! benda tak berguna! mahluk tak jelas!! menggeliat!! berlendir!! tidak!! tidak!! tidak!!
sfx : DUG CROT DAG CROT DUG CROT DAG CROT DAG CROT DAG CROT DAG CROT
wawok A : wah jadi ada 8 dia
wawok P : succesful kyrlia is succesful
Kyrlia : huueeee kakiku gak perawan lagiiiiii :( :( kak viviooooo :( :(
Vivio : *Senyum, namun berusaha menjauh dari Ilya*
Kyrlia : gheeee!!! hueeeee tallllyyyyyy
Tally : Udah, udah, cup cup cup *mengelus kepala Ilya*
Max : Mari lihat apa yang di perutnya.
dari bagian2 wawok T, ternyata ada barang kosmetik ibu Rion

Disaat yg sama, di ruang guru
Rion : Entah kenapa perasaan suasananya jadi dingin…pasti ada yang ngegosip tentang aku…

Vivio : ….
Tally : Kosmetik….
Max : . . . Okay, next! *Melihat salah satu wawok* You next *senyum
kejam*
wawok S : sebelum ini, saya ingin memberi salam kepada teman2 saya, bolehkah?
Vivio : gak boleh.
wawok S : fuck uuuu
wawok A : lawl, just STFU
wawok P : gwa boker dulu yak
wawok S : ga bole -____-

Max : Chinese Taoism mode off. . . Chinese Communist mode ON!
*Udh siap dgn tonkat baseball yg entah gimana cerita udh ad
bloodstain* Baik kita bisa melakukannya dgn cara kasar-cepat-
menyakitkan atau cara lembut-lambat-menyakitkan. Tapi yg
terpenting adalah menyakitkan. YEAH!! Come to daddy, daddy
need his meat. *bruak* *bruak* *bruak* *bruak*

wawok A : just kill him
wawok S : T_T
wawok P : guro time

Max : Okay I'm done *udh banyak bloodstain di baju*

wawok P : cool
wawok P : max is awesome
wawok A : r u gay?
wawok P : hell no ~_~

Max : So what do you have *ngorek2 pake tongkat baseball*

setelah melihat serpihan2 wawok S, ternyata ada sesuatu, yang bergetar ….. itu seperti ………… handphone

Max : *Ambil Handphone, lap dulu pake ujung baju* Moshi Moshi~
Hmmmm… Gitu ya, ah masa sih, tunggu sebentar ya pak.

Tally : Ada apa Max? Itu telepon dari siapa?

Max : Itu, kepsek minta dibeliin ati goreng dari warteg emba uun.
*kembali ke HP* Iya pak segera *nutup HP*. Ok, gw cabut dulu
mau beliin si kepsek jeroan. Ciao~

Tally : Oke sekarang tinggal 2 wawok

Raira : hmm tinggal 2 wawok lagi y? A dan P tampaknya cukup dengan 1 serang aku dapat membantai mereka

wawok P : *berbisik* oi A, lo liad I?
wawok A : *bisik* kaga, lu?
wawok P : *bisik* kaga juga, cam mana tu mahluk?
wawok A : *bisik* tak tau awak

Raira : akhirnya ketemu juga kalian wawok" yg lucu (tersenyum culas)
enaknya kita apakan wawok" ini apa kubantai dengan 1 serangan saja?

wawok A & P : XP

dengan cepatnya Raira menyerang kedua wawok itu dengan tehnik ouginya
SHINTOGOURENZAN dalam 1 kali serangan ke dua wawok itu pun tidak sadarakan diri dan muntah"

Raira : tampaknya mereka juga memuntahkan sesuatu apakan itu?

====================================================================

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.